Bersama TNI di Islamic Boarding School Al Hikmah Batu

pendidikan semi militer di boarding school

Islamic Boarding School Al Hikmah adalah boarding school di Malang Batu Jawa Timur yang mengawali tahun ajarannya pada 2018. Meskipun demikian, sebenarnya sekolah islam ini memiliki basis pengalaman cukup panjang sejak tahun 1990 di Surabaya, yaitu Yayasan Pendidikan Islam Al Hikmah Surabaya.

Sekolah Islamic Boarding School Al Hikmah memiliki model layaknya boarding school untuk kelas menengah atas dengan daya tarik utama adalah unsur pendidikan yang spesifik, dan fasilitas yang mumpuni. Tengok saja bagaimana sekolah Islamic Boarding School ini berdiri di atas lahan seluas 15 hektar. Jauh lebih besar dari pondok-pondok pesantren pada umumnya.

Saya berkesempatan hadir di Al Hikmah karena ada pertemuan dengan kepala asrama Ust. Mim Saiful Hadi. Saya berkesempatan melihat kamar, tempat makan, bahkan merasakan makan juga, hingga masuk ke kelas dan beberapa ruangan lainnya. Ada beberapa hal yang menurut saya cukup menarik dari Islamic Boarding School Al Hikmah Batu Malang.

Salah satu unsur yang harus diperhatikan dari Islamic Boarding School di Jawa Timur ini proses awal yang dilakukan untuk meyeragamkan mindset anak-anak. Di Al Hikmah awal mula yang dibentuk ketika siswa hadir adalah unsur kebersamaan dan pemahaman bahwa mereka hadir untuk pendidikan. Caranya, mereka hidup tanpa handphone, laptop pun disita. Selanjutnya diminta untuk menghapus tontonan yang mengandung kekerasan dan erotisme. Uniknya, mereka diminta menghapus sendiri.

pendidikan semi militer di islamic boarding schoolPerlakuannya pun bertahap. Ketika ternyata diperiksa kembali oleh guru masih ada yang menyimpan, maka minggu selanjutnya diminta menghapus kembali. Dan ternyata hal itu cukup sulit untuk dilaksanakan. Apalagi karena terbiasa hidup dengan wifi. Mereka pada dua bulan awal justru dijauhkan dari hal itu terlebih dahulu.

Tujuannya, menyadarkan bahwa arti persahabatan jauh lebih penting. Hiburan yang sesungguhnya ada pada teman, bukan di laptop atau di wifi. Proses penyadaran ini memakan waktu cukup lama. Ternyata anak zaman sekarang, terutama anak orang yang terbiasa dengan kehidupan cukup dan sangat dekat dengan handphone tidak mudah untuk bersosialisasi. Mereka dipaksa dengan halus untuk sosialisasi itu.

Dua bulan di Islamic Boarding School al Hikmah Batu siswa mengalami proses pembiasaan. Bukan proses untuk pembelajaran. Proses pembiasaan dan identifikasi kemampuan terlebih dahulu. Oleh sebab itu kegiatan-kegiatan yang dilakukan lebih kepada unsur pembiasaan kegiatan keseharian. Harus bangun pagi. Harus siap fisik dengan baris berbaris. Awalnya siswa rata-rata terserang kelelahan. Bahkan ada yang sakit. Tapi kemudian daya tahan setiap anak semakin meningkat.

Di kelas pun yang diajarkan lebih banyak pada unsur pelatihan. Seperti mengisi proposal hidup masing-masing untuk beberapa tahun yang akan datang. Proposal itulah yang menjadi acuan dalam meraih cita-cita di masa depan. Guru diharuskan untuk tahu agar bisa mendampingi dengan intensif yang diinginkan oleh siswa selama di Islamic Boarding School Al Hikmah Batu.

Yang istimewa menurut saya hadirnya bapak-bapak dari TNI untuk melatih mereka secara fisik dan mental. Bagi saya ini istimewa karena berjalan tidak hanya sebatas satu dua hari, tapi berjalan dalam jangka waktu panjang. Sekitar satu bulan lebih.

Setiap anak diajarkan untuk baris berbaris dengan durasi waktu cukup lama. Dari pagi hingga siang, dari siang hingga sore. Itu pun dilaksanakan di bawah terik matahari. Keringat sudah pasti mengucur meski di islamic Boarding School Al Hikmah Batu suhu udaranya mencapai 18 derajat celcius. Dari sini saya mengambil kesimpulan faktor fisik benar-benar sedang ditempa. Sehingga mereka harus terbiasa tidak hidup manja dan terus belajar mandiri dan bersosialisasi.

Polanya bahkan seperti dijemur di depan gedung. Dibariskan dalam bentuk saf. Pendampingan dilakukan oleh dua orang tentara. Sehingga pengawasan berjalan sangat ketat sekali. Setiap langkah mereka diperhatikan. Tapi saya lihat kesenangan terpancar, bahkan mereka semangat untuk bernyanyi di bawah terik matahari. Nilai kebersamaan saya lihat terpancar di sini, mereka tertawa di bawah matahari, mereka senyum sambil keringat.

Belum lagi pembiasaan dengan suhu udara di Islamic Boarding School Al Hikmah Batu yang mencapai 11 derajat di waktu malam. Saya sendiri sudah mulai gatal-gatal karena memiliki alergi hawa dingin. Mereka harus bangun untuk shalat malam sebelum subuh. Sehingga fisik mereka harus benar-benar kuat.

Sehingga menurut saya, ini adalah sekolah untuk para pemimpin masa depan. Tidak hanya sebatas Islamic Boarding School biasa, meskipun tidak seketat Boarding School semacam Taruna Nusantara. Namun nilai lebihnya adalah pendidikan agama Islam yang juga sangat kental. Oleh sebab itu, Islamic Boarding School Al Hikmah memberikan pengalaman baru untuk Anda dalam bidang pendidikan akademis, mental, dan spiritual.

Releated Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *