Cara Al Hikmah Boarding School Menumbuhkan Kemandirian Siswa

Al Hikmah dikenal sebagai salah satu pionir sekolah Islam fullday school pada tahun 1990 di Indonesia. Al Hikmah kini fokus melahirkan calon pemimpin dari sekolah berasrama untuk jenjang SMA di Batu Jawa Timur. Sekolah ini dikenal juga dengan Al Hikmah Islamic Boarding School Batu.

Salah satu aspek yang paling ditumbuhkan adalah unsur kemandirian pada diri setiap siswa. Kami berkesempatan wawancara dengan wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan sarana  prasarana sekolah, Ust. Eko Arianto.

“Bidang kesiswaan ini melingkupi aktivitas anak-anak di sekolah, bagaimana perkembangan murid kita sehari-hari, yang tak terlepas dari kegiatan akademik dan kegiatan non akademik. Di sinilah unsur kemandirian menjadi faktor penting untuk ditumbuhkan pada siswa Al Hikmah Islamic Boarding School.

“Alhamdulilah, ini bukan sesuatu yang sulit, karena di sini kita mendidik anak untuk mandiri. Salah satunya dengan memberikan tanggung jawab kebersihan di area asrama, dan di area sekolah. Artinya tidak sebatas menjadi tanggung jawab cleaning service. Tapi juga bisa menjadi tugas dari siswa kita. Tentu itu menjadi tugas siswa untuk menjaga area tersebut,” tutur sosok kelahiran Surabaya, 22 April 1982 ini.

Dalam area yang wajib tersebut maka timbul kesadaran, pada areanya dahulu. Misal kebersihan di asrama mereka dan di kelasnya. Dari situ timbul kesadaran, di setiap aktivitas mereka mau menjaga lingkungan.

Murid di Al Hikmah Islamic Boarding School Batu, walau baru angkatan pertama, dengan jumlah murid 21 siswa, namun sarana dan fasilitas bisa terbilang cukup lengkap. Seperti ada lapangan, ada perpustakaan, ada musholla, ada asrama 2 lantai dengan kamar mandi dalam, dan sebagainya.

Total jumlah asrama di boarding school ini ada 13 asrama. Terdiri dari 10 asrama yang berlantai 2, dan ada 3 asrama berlantai 1. Dari area yang seluas ini, siswa juga peduli dengan lingkungan asrama-asrama lainnya. Para murid juga membantu menjaga kebersihan lingkungan dengan cara memilah dan membuang sesuai jenisnya, yaitu sampah organik, seperti bungkus snack, botol minum dan sebagainya, untuk dibuang di tempatnya masing-masing.

“Dalam 2 bulan masa orientasi siswa  ini, alhamdulilah sikap dan kebiasaan pada anak-anak sudah semakin baik. Masa orientasi ini kita sebut dengan BLC atau Basic Leader Camp. Dalam BLC ini ke depannya kita harapkan, agar anak-anak memiliki Akhlaq dan budi pekerti yang baik, selain itu kita juga tanamkan kuat, sifat kepemimpinan pada diri mereka.”

Ust. Eko Arianto Waka Kesiswaan dan Sarana Prasana

Ustadz yang sebelumnya bertugas di Al Hikmah Surabaya ini menjelaskan bahwa nilai-nilai kepemimpinan salah satunya adalah bersikap mandiri, bertanggung jawab, manajemen waktu yang baik, dan konsistensi dalam belajar.

Memang tidak semua anak didik di Al Hikmah Islamic Boarding School Batu memiliki latar belakang yang sama. Mereka memiliki latar belakang yang beraneka ragam, dan tidak semua murid di sini yang dulunya memiliki latar belakang berasrama atau pondok. Ada juga siswa kita yang backgroundnya dari fullday school, ada yang dari sekolah negeri dan sebagainya. Hal inilah yang menjadi harapan besar dan tantangan besar.

Pada BLC ini, kita langsung memberikan pembelajaran kepada anak-anak, untuk teribat pada pembelajaran dengan masyarakat setempat, tepatnya di SD Giripurno 2 Batu, dalam acara lomba 17 Agustus untuk menyambut HUT Proklamasi Republik Indonesia yang ke 73 tahun.

Ini adalah sebuah bentuk pembelajaran untuk anak-anak menjadi EO (event organizer) atau panitianya, agar dapat bersosialisasi sekaligus berkontribusi bagi masyarakat sekitar. Semua siswa mengisi bulan kemerdekaan ini dengan berbagi kegiatan dengan warga sekitar.

“Selain itu pada acara Idul adha kemarin juga, para siswa sholat bersama warga desa setempat. Setelah itu kita juga memotong hewan qurban di boarding school. Kita kemarin memotong 2 ekor sapi dan 6 ekor kambing. Itu semuanya kita bagikan ke warga, untuk membantu sesama. Semua ini adalah beberapa program dari kesiswaan, dan Alhamdulilah semuanya dapat terlaksana dengan lancar berkat bantuan Allah Swt,” ungkap suami dari Ani Kristina.

Sehingga meskipun hadir dari keluarga dengan latar belakang berbeda-beda, namun demikian di Al Hikmah Boarding School Batu semua bisa diserasikan dan ditumbuhkan kemandirian secara perlahan-lahan sebagai bekal pemimpin di masa yang akan datang.

Releated Post

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *